Renungan Di Tepi Sungai: Pahami Kembali Kewajiban Saya Sebagai Suami!

Jarum penunjuk jam di dinding aula desa belum menyentuh angka 9 pagi ini, namun cahaya sang surya sudah tercurah terang yang membuat kelopak mata enggan terbuka lebar.

Saya dan teman saya sudah duduk di sini, aula desa sederhana beralas kayu yang berada persis di tepi sungai kebanggaan warga Jambi yaitu Batanghari yang mengalirkan air tenang. Kami di sini memenuhi undangan kepala desa untuk memberikan pengalaman kami tentang pencegahan kebakaran lahan dengan tata guna lahan di Jambi. Continue reading “Renungan Di Tepi Sungai: Pahami Kembali Kewajiban Saya Sebagai Suami!”

Advertisements

Tidak terbayang dahulu bekerja di desa punya kenikmatan tersendiri, di sana tiada kesejukan semu dari mesin pendingin ruangan seperti yang ada di perkantoran elit. Walau berpeluh bercampur debu dan becek, di desa selalu ada kesejukan dari keramahan warganya yang senantiasa memberi pelajaran hidup akan keikhlasan..

https://www.youtube.com/watch?v=sCCNCpYFJh4&t=52s

Salah satu “kabahagiaan tersendiri” jika berada di desa yaitu hasil bumi yg berlimpah dan kita bisa “nikmati” dengan gratis 😊 karena keramahan super dari warganya..

https://youtu.be/fdr2O6Cj5xk – With Edo at Kota Kandis Dendang

Malam mingguan setelah setumpuk rapat-rapat yang trlah berlalu 🤗 – With Mat Camp Coffee Jambi

View on Path

Panas terik akan hilang kalau sudah duduk di warung khas desa, kumpul bersenda gurau plus es teh manis 🤗 – With Edo at Kantor Desa Jati Mulyo

View on Path

Kalau teman saya Edo menginap di posko kantor biasanya sy minta dia untuk masak. Makanya saat jam kerja hari ini akan berakhir, kami berencana akan mempersiapkan bahan racikan dapur untuk makan malam.

Kali ini yang jd menu adalah capcay wortel, sawi putih dan buncis dan sebagai menu ke-2 sambel uwok dengan telor, teri dan kerupuk kulit yang dicampur jd satu. Ini katanya makanan khas kerinci, katanya Edo loh ya 😆.

Dibantu Dendy dia masak di dapur kantor dan membuat aroma penggugah selera menyerbak ke pelosok kantor. Hasilnyapun seperti yang di foto ini.

Saya baru mencicipi menu sambel uwok ini. Tadinya ragu karena sewaktu dimasak cabainya banyak banget yang dimasukin. Edo bilang cabainya masih muda jd tidak terlalu pedas. Jadi sy coba walau tetap menjaga jumlah porsinya.

Kamipun makan bersama di depan kamar kami di sini, bersama Bos Parlan. Masalah rasanya, enak lah pastinya.. 😊 With Edo at Mitra Aksi Foundation. Pijoan. Jambi

View on Path

Udah lama juga ga makan steak, direkomendasiin coba di sini steak yg murmer rasa lumayan dari Edo.. ya lah lagi kebijkasanaan uang ketat jadilah.😄 – With Edo at Steak On You

View on Path

Blog at WordPress.com.

Up ↑